Quote

Podcast Kesayangan Eps. 19. Ekofeminisme

Buat teman-teman yang belum tahu, aku dan teman-temanku – Ariq dan Nana – punya Podcast yang berjudul Podcast Kesayangan. Podcast kami streaming di Spotify dan Anchor. Kami membahas tentang apa saja yang kami mau, haha. Kadang serius, kadang bercanda aja, kadang puisi, kadang curhat, kadang kami rekaman bersama-sama, tetapi akhir-akhir ini kami rekaman sendiri-sendiri karena kami LDR Malang – Jogjakarta.

Di episode 19 kali ini aku memutuskan untuk mengajak Bang Ical berbicara tentang Ekofeminisme. Siapa itu Bang Ical? Kamu bisa langsung dengarkan Podcast Kesayangan episode 19 dan juga baca tulisan-tulisan Bang Ical di sini.

Di postingan ini aku membuat rangkuman buat temen-temen Tuli yang pengen tahu isi podcast ini apa, atau buat teman-teman yang lebih suka membaca daripada mendengar. Selamat membaca, dan mendengarkan!

Episode 20 – Mending Mana, Dosen atau Barista? Podcast Kesayangan

Hai! Bincang-bincang kali ini, Gadis lagi sama Arin yang merupakan seorang pengajar di sebuah universitas di Malang, dan juga seorang barista! Jarang banget kan ada dosen sekaligus barista. Pertanyaannya, mending mana nih? — Send in a voice message: https://anchor.fm/podcast-kesayangan/message
  1. Episode 20 – Mending Mana, Dosen atau Barista?
  2. Episode 19 – Ekofeminisme
  3. If Tomorrow Starts without Me (POEM)
  4. Episode 18 – Ir. (Ahmad) Soekarno x Gamal Abdul Nasser
  5. Episode 17 – English Session (Australian English vs American English)

Read more
Quote

IPK

Lagi-lagi masalah IP itu sensitif. Kata temanku:

IP tinggi tidak menjamin kau bisa mendapatkan pekerjaan dan jodoh yang kau inginkan.

Ya memang nggak menjamin.

Aku berjilbab, tapi juga nggak menjamin aku secara otomatis alim, baiiiiik banget, polos, lugu, nggak. Tapi setidaknya itu adalah satu langkah untukku untuk berbuat lebih baik.

IP yang tinggi, memang tidak menjamin. Pekerjaan, jodoh, memang di tangan Tuhan, tetapi sebagai manusia kita masih bisa berusaha. Sesudah berusaha, berdo’a, nanti terserah Allah. Dia tau yang terbaik untuk kita. Dan seenggaknya IP yang tinggi itu merupakan hadiah kita untuk orang tua yang sudah susah payah kerja mbayarin SPP kita.

Lagian, gausah munafik, kalau dapet IP tinggi juga seneng kan?

IP tinggi aja nggak menjamin, apalagi kalau IP-nya tidak tinggi. Gausah ngomong kayak gitulah. Berusaha yang terbaik dulu.

Quote

Love is a temporary madness

…it erupts like volcanoes and then subsides. And when it subsides, you have to make a decision. You have to work out whether your roots have so entwined together that it is inconceivable that you should ever part. Because this is what love is. Love is not breathlessness, it is not excitement, it is not the promulgation of promises of eternal passion, it is not the desire to mate every second minute of the day, it is not lying awake at night imagining that he is kissing every cranny of your body. No, don’t blush, I am telling you some truths. That is just being “in love”, which any fool can do. Love itself is what is left over when being in love has burned away, and this is both an art and a fortunate accident.”

– Louis de Bernières