Kepergian Pak Morrie, dan Pak Malik Fadjar.

Kepergian Pak Morrie, dan Pak Malik Fadjar.

Sahabatku, Arin, pernah merekomendasikanku untuk baca buku Tuesdays with Morrie– aku lupa alasan dia apa. Akhirnya setiap kali ke toko buku bekas, aku selalu hunting buku ini. Kenapa bekas– Karena murah 🙂 Selain itu, biasanya kalau aku suka banget buku tersebut, aku bakal beli lebih dari satu. Jadi, aku bisa kasihin ke temenku. Aku suka ngasih buku ke temen, karena kayak biar kita sepemikiran atau biar temenku paham alur cara berpikirku. You know what I mean?

Read more
Tentang Katarsis dan Berbaikan dengan Hati

Tentang Katarsis dan Berbaikan dengan Hati

Aku penganut keyakinan, kalau aku suka orang, maka itu urusanku. Entah orangnya suka aku atau tidak, itu urusan dia. Aku tidak bisa memaksakan perasaanku ke siapa pun, dan itu juga berlaku bagi orang lain. Namun, meyakini hal ini pun susah bagiku. Apalagi ketika aku merasa benar-benar cocok dengan seseorang; kemudian di satu sisi aku merasa aku tipe orang yang ‘rumit’, dan aku merasa tidak semua orang bisa benar-benar menerimaku. Ya ini hanya pikiran dan perasaanku sendiri sih, tapi siapa yang tidak sedih.

Yah, kita hanya manusia-manusia biasa yang punya perasaan.

Aku juga tipe orang yang suka segalanya teratur, terorganisir dengan baik, dan settled. Aku tidak suka tipe hubungan yang ‘no-string-attached‘. Aku benci sekali ketika aku sudah membangun sebuah kebiasaan dengan siapa pun, kemudian kebiasaan-kebiasaan itu hilang. Aku pun sudah membangun banyak kebiasaan dengan orang yang aku yakini dia sekarang sedang baik-baik saja dengan orang yang sudah dia pilih. Dan aku tahu bahwa kebiasaan itu tentu akan berangsur-angsur hilang, karena aku sadar dalam hidupnya aku hanya orang yang sudah biasa datang dan pergi.

Logikaku sudah paham; tapi sekali lagi aku hanya manusia biasa yang punya perasaan. Aku tidak bisa berlarut-larut dan aku butuh katarsis.

Read more