things i should be thankful in 2019

things i should be thankful in 2019

Kemarin, aku menulis hal-hal yang aku sambati di tahun 2019. Aku sudah berencana menulis tentang ini juga tahun kemarin. Kalau ada yang disambati, berarti ada yang harus disyukuri juga dong, karena hidup itu adil.

Kamu merasa hidup itu ngga adil? Ngga papa kok, aku pun sering begitu. Aku sering iri ke teman karena dia punya banyak hal yang aku tidak punya. Padahal, bisa jadi ada banyak hal yang aku punya, tapi dia tidak. Atau segala achievement yang dia raih, banyak pengorbanan yang aku tidak tahu. Jadi, sambat memang gapapa, karena kita manusia kok, tapi harus ada batasnya. dan juga, jangan membanding-bandingkan diri kita sendiri dengan orang lain, karena kita tidak tahu kehidupan dia seperti apa. :))

Read more
Sambatan 2019

Sambatan 2019

This is a personal post. I consciously write about this because I need to. It is a reminder for a future me, that I have been through this. I appreciate if you read this (but you don’t have to anyway), because I’m going to literally nag the whole post.

Anyway, I’m used to afraid talking about personal stuff on social media. I control my self-image on social media. I tried to be strong, perfect, and happy, but I don’t care about it anymore. As human, we are vulnerable. And when we aware of our vulnerability, we actually become stronger because we accept who we are. As I getting older, I realise I should not think what other people think about me at all times. I should not give my time to other people who do not worth my explanation.

I should not give a fuck of everything. I should give a fuck to things that worth to give a fuck.

Read more
why are we falling in love to our best friend

why are we falling in love to our best friend

Even though I’m not experiencing this, I get it why.

If I want to love someone or if I want to let someone to love me, I need to befriend with him first and vice versa. He needs to be able to be my friend, before I can fall in love with him, or before we got into a serious thing. I have a trust issue, so I need to make sure if I open my heart to someone, he can be trusted. I mean, I would not tell literally everything happen to my self to someone who I do not completely trust. If you are my friend, I can trust you. If I can trust you, I may fell in love with you. Wenak. (hahaha!)

Some people told me that I’m single because I’m picky. No. I just don’t trust people easily, in terms of relationship. Other than that, I’m cool at trusting people. Because you know that when you love someone who’s not right, it hurts. And I don’t want to waste my time for that anymore.

Read more
Have I Moved On?

Have I Moved On?

Seleksi alam itu berlaku di segala lini kehidupan kita; termasuk pertemanan. Setiap orang pasti punya pengalaman yang berbeda-beda, tapi kata kebanyakan orang, semakin kita dewasa, teman kita semakin dikit. Aku tidak tahu ‘dikit’ ini seberapa, karena dikit dan banyak itu sangat relatif. Namun, bagiku yang jelas, seleksi alam berlaku. Temanku yang masih membersamai aku sampai sekarang, bukan sekedar teman haha hihi, tapi teman yang aku bisa cerita dan diskusi apa saja, dari hal serius sampai remeh temeh. Dari teman jalan, teman kerja, teman komunitas, teman podcast, dan teman ngopi. Ain’t nobody got time for fake friends right.

Read more
Top 5 Podcasts to Listen to (Gadis Version)

Top 5 Podcasts to Listen to (Gadis Version)

Do you like to listen to podcasts? Me too!

I love to listen to podcasts because I love listening to people. Well, I’m an auditory person :). I listen to it while I’m studying or writing something or mostly while I’m running. Sometimes I prefer listening to podcasts instead of music while running because I tend to get bored with my own running playlist. I most likely memorize all of the songs in my playlist. Meanwhile, if I listen to a new episode of a podcast, I never expect what I’m about to hear. Selain itu, menyiapkan running playlist takes time, apalagi kalau tidak mau bosan harus rajin-rajib update playlist. Sementara itu, kalau podcast tinggal download aja podcast mana yang mau didengarkan ketika lari.

Kalau misalnya mau lari lama, ga bakal terasa. Kalau kamu mau lari selama 30 menit, tinggal cari aja podcast yang durasinya 30 menit. Kalau mau jogging satu jam, tinggal download podcast yang durasinya satu jam. Jika dibandingkan dengan mendengarkan lagu, aku cepat bosen karena misalnya ya, kalau lari satu lapangan biasanya aku bakal habis 1 lagu, sekitar 3-4 menit. Kalau podcast, seperti yang aku bilang tadi, aku gatau mereka bakal bilang apa. Jadi ada faktor ‘surprise’.

So, here are my favorite podcasts ever that I think you should listen to it too:

Read more
Toxic Relationship

Toxic Relationship

I did not know that my relationship was a toxic relationship until I read The Subtle Art of not Giving a Fuck by Mark Manson. It was failed relationships, though, now I’m glad it was failed; because it was unpleasant – if I may say.

PS: I dare writing about this on my blog because I am 100% completely, quite sure, that my exes are not giving a fuck about this or about me writing about our past relationship. Plus, we are not following each other on social media. Even if they read this, I do not mention their name and the failed relationships were not absolutely their sole fault. Part of them was my fault too.

Read more
Peredaran Daging Babi Akan Mengganggu Keimanan (?)

Peredaran Daging Babi Akan Mengganggu Keimanan (?)

Beberapa hari lalu aku baca di story teman, kalau ternyata ada sebuah restauran yang ternyata jualannya ada daging babinya. Aku heran karena di Indonesia sering seperti itu. Misal, judulnya Bakso Ayam/Sapi, eh ternyata daging tikus/babi/anjing/siput yang dipakai.

Waktu aku di Melbourne, aku pernah ke Jyu-Jyu di Clayton karena aku pengen makan ramen. Aku bilang, “Can I have Karaage Ramen, please?”. Karaage itu dimana-mana ayam, jadi aku pikir tidak apa-apa. Lalu, masnya yang jualan bilang, “Oh, it has pork in it. We use pork broth”. Oh ada babinya, ini kami kaldunya pakai kaldu babi semua.

Jyu-Jyu
Read more
Tentang Bolos Kuliah

Tentang Bolos Kuliah

Sebagai dosen newbie, aku sering sedih sama mahasiswaku. Pasalnya, beberapa dari mereka sering minta libur. It’s okay, I get it. Aku juga pernah kuliah kok, dan kuliah emang capek dan kadang bosen. Selain itu, mata kuliah yang aku ajarkan memang mata kuliah wajib, tapi bukan mata kuliah yang jurusan kalian banget. You know what I mean. Jadi, aku ngajar English for Spesific Purpose (ESP). Semua mahasiswa di setiap jurusan pasti dapat ESP yang dibagi menjadi beberapa skill: listening, speaking, reading, dan semester depan akan ada writing.

Kalau capek, ya kuliah memang capek dan itu sudah menjadi resiko dari pilihan hidup kalian. Sepupuku pernah ngeluh ke nenek kalau kuliah capek, terus nenek langsung bilang, “Kesel gausah kuliah. Leren ae, turu ndek omah“. Kalau capek tidak usah kuliah, berhenti aja, tidur di rumah. Nenek gayanya memang savage gitu, tapi beliau ndak pernah savage ke aku. Soalnya aku udah lulus S2, hehehe. Savage-nya nenek itu tiap kali aku telfon atau berkunjung ke rumah beliau, beliau selalu mendoakan aku biar segera bertemu jodoh. Lalu kata ‘jodoh’ diucapkan berkali-kali dengan intonasi dan penekanan kata yang maksimal. Ya Allah, iya Nek, iya. Eh, tapi ini beda cerita —

Read more
2019: Birthday Note

2019: Birthday Note

First of all, I thank all of you for the birthday wishes. I feel loved and grateful. After all this year, you guys still remember me, and still being my friend no matter how weird and cranky I am sometimes (or maybe often, or always, I don’t know — you decide :D). I feel loved because even though I don’t care about my birthday thingy, yet you guys still care about it. So, I am sending this virtual hug to all of of my friends, and all of you who spend your time by reading this: I love you too guys!

Read more
Body Shaming

Body Shaming

Sudah tahu body shaming kan? Sepertinya tidak ada istilah khusus untuk collocation ini dalam Bahasa Indonesia. Body shaming adalah ketika kamu mengomentasi fisik seseorang, dan mengarah ke konotasi negatif. Sebenarnya ketika kamu mengomentari tubuh seseorang, itu sudah negatif sih, contohnya: “Kamu gendutan ya?”, “Jerawatmu kok banyak?”. Ya, tujuan kamu kasih komentar tentang fisik seseorang apasih?

Read more